“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kesadaran dan tindakan nyata dalam upaya pelestarian lingkungan,” ungkapnya.
Selain pemecahan rekor peragaan busana, kegiatan yang berlangsung juga akan dilakukan pengumuman pemenang lomba-lomba di Bidang Lingkungan Hidup diantaranya, Pemilihan Putra Putri Lingkungan Hidup, Desa dan Kelurahan Berseri, Sekolah Adiwiyata, Eco Pesantren, dan Pusaka Lingkungan untuk Pelaku Usaha yg peduli terhadap pengelolaan lingkungan hidup.
Kompetisi ini diharapkan dapat menambah pemahaman peserta mengenai isu-isu lingkungan yang mendesak, seperti perubahan iklim, kerusakan habitat, dan penurunan biodiversitas.
Dengan kegiatan ini, DLH Kabupaten Madiun berupaya untuk memperkenalkan produk daur ulang kepada masyarakat dan mengedukasi mereka mengenai manfaatnya.
“Kami berharap acara ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih peduli dan terlibat aktif dalam upaya pelestarian lingkungan. Bersama, kita bisa menciptakan perubahan positif bagi lingkungan kita, Ingat Sampahmu Tanggung Jawabmu, Sampah ku Tanggung Jawabku.. Sampah Urusan Bersama”, tutup Muhamad Zahrowi.











