Banyuwangi, seblang.com – Kabar melegakan datang dari operasi pencarian pendaki hilang di Kawah Ijen. Dikri, yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis (19/2/2026) sore.
Korban ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB oleh tim gabungan relawan dari komunitas guide tour dan komunitas troli wisata. Lokasinya berada kurang lebih 500 meter ke arah timur dari titik awal perpisahan dengan rekan-rekannya, tepatnya di sekitar spot sunrise.
Kapolsek Licin, AKP Karyadi, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyebut korban ditemukan dalam kondisi sadar setelah dua hari proses pencarian intensif dilakukan.
“Korban ditemukan dalam keadaan sadar oleh tim relawan di area sekitar 500 meter dari lokasi awal,” ujarnya.
Sejak pagi hari, pencarian hari kedua dimulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polsek Licin, BPBD, Basarnas, BKSDA TWA Kawah Ijen, Mapala, relawan, hingga masyarakat sekitar.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju Puskesmas Licin. Proses evakuasi dilakukan oleh tim relawan dengan pengawalan Unit Sabhara Polsek Licin.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi fisik Dikri relatif baik. Namun, ia masih perlu menjalani perawatan untuk pemulihan trauma.
“Dari keterangan medis Puskesmas Licin, korban dalam keadaan sehat, namun untuk pemulihan trauma dilakukan rawat inap sementara,” tambah AKP Karyadi.
Seluruh rangkaian kegiatan pencarian hingga evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Ditemukannya Dikri sekaligus menutup operasi pencarian yang sempat menyita perhatian banyak pihak. Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pendaki agar lebih berhati-hati dan tidak terpisah dari rombongan saat berada di medan ekstrem seperti Kawah Ijen.












