Ia melanjutkan, gambaran dari upaya ini adalah target penurunan tingkat kemiskinan di Situbondo.
“Dengan target kami ada penurunan sekitar 2% dari total tingkat kemiskinan di Situbondo dari 11,51%. Saya berharap di akhir masa jabatan saya nanti minimal ada di angka 9% dari 84.000 itu akan bisa berkurang akan 50.000 sekian. Nah, kalau itu juga bisa terjadi, insyaallah Situbondo naik kelas,” tegas Bupati, Minggu, (6/7/2025).
Menurut Bupati, parameter mutlak Situbondo naik kelas bukanlah sekadar banner, talk show, atau tagline, melainkan tercapainya target penurunan angka kemiskinan menjadi 9% pada tahun 2029.
“Apa instrumennya? Karena ini baru ketemu, saya sampaikan instrumennya adalah menggerakkan UMKM, mikro, kecil, dan menengah,” jelasnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo menekankan pentingnya kolaborasi. “Karena itu saya banyak sekali menggandeng universitas, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan universitas. Inilah yang menjadi kebutuhan saat ini,” pungkasnya.
Bantuan tenda ini diharapkan tidak hanya memberikan fasilitas yang lebih baik bagi para pedagang CFD, tetapi juga menjadi dorongan semangat bagi seluruh pelaku UMKM di Situbondo untuk terus berkembang dan berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah serta penurunan angka kemiskinan./////










