Menyikapi hal ini, beberapa hasil rapat upaya pencegahan kelangkaan BBM di Kabupaten Situbondo telah disepakati dan ditegaskan kembali oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo.
“Perlu kami tegaskan bahwa yang pertama, Pertamina menjamin dan mensuplai pasokan BBM aman,” kata Ulfiya, menyenangkan Masyarakat
Sebagai langkah konkret pencegahan, Pemerintah Kabupaten Situbondo akan secara resmi menyurati Pertamina agar pasokan BBM ke Situbondo tidak hanya bergantung dari Ketapang, tetapi juga dapat disuplai dari Surabaya dan Malang. Hal ini diharapkan dapat memperkuat jalur distribusi dan menjamin ketersediaan pasokan.
Selain itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo juga telah mengeluarkan surat edaran yang mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak membeli BBM secara berlebihan. Senada dengan itu, Pertamina juga akan menerbitkan surat edaran yang menyatakan bahwa SPBU tidak akan melayani pembelian BBM menggunakan jerigen, kecuali bagi pihak yang memiliki izin resmi.
Lebih lanjut, Polres Situbondo akan turut serta dalam upaya ini. “Selanjutnya Polres akan mengintegrasikan kepada jajaran Polsek dan Babinkamtibmas untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membeli BBM dengan jumlah yang berlebihan. Dan kemudian Polres akan memberikan dukungan dengan pengawalan di jalan dalam pendistribusian BBM agar tidak ada hambatan. Demikian yang kami sampaikan kepada masyarakat Situbondo,” jelas Ulfiya.
Dengan langkah-langkah komprehensif ini, Pemerintah Kabupaten Situbondo dan Polres Situbondo berharap situasi distribusi BBM dapat kembali normal, mencegah kelangkaan yang tidak perlu, dan memastikan kebutuhan masyarakat serta sektor vital terpenuhi. Masyarakat diimbau untuk tidak terpancing isu dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan wajar.///////











