Ia menegaskan Pemkab Banyuwangi berkomitmen terus menghadirkan pelayanan publik di sektor transportasi, termasuk melanjutkan program angkutan pelajar gratis, angkutan umum gratis, dan angkutan wisata gratis. “Program ini akan terus ditingkatkan demi kelancaran mobilitas warga dan distribusi logistik,” tambahnya.
Selain program layanan, Pemkab juga memprioritaskan pengembangan infrastruktur transportasi. “Terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, termasuk prasarana jalan, akan terus kita perbaiki dan kembangkan agar benar-benar memudahkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat,” tegas Mujiono.
Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada puluhan penjaga perlintasan kereta api. Tahun 2024–2025, sebanyak 92 penjaga dari 23 pos perlintasan di Banyuwangi mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Selain itu, Pemkab turut menyerahkan e-Pas Kecil kepada nelayan. Melalui layanan jemput bola, nelayan difasilitasi untuk mengurus dokumen legalitas kapal berbasis elektronik secara gratis. Dengan e-Pas Kecil, kapal nelayan memiliki status hukum yang jelas dalam aktivitas pelayaran.











