“Karena tahun kemarin kami fokus pembangunan jalan lingkungan. Sehingga masuk prioritas pekerjaan tahun ini. Total anggaran pembangunan yang akan kita habiskan sebesar Rp 170 miliar lebih,” imbuh Danang.
Dia menambahkan, selain jalan poros antar kecamatan, perbaikan akses jalan rusak menuju destinasi wisata juga menjadi prioritas tahun ini.
“Kita prioritaskan untuk akses jalan yang rusak parah. Nanti kita tangani segera,” tambah Danang.
Program pembangunan, perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan di Banyuwangi terus dipacu bertujuan untuk memperlancar mobilitas warga yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan ekonomi.
Danang menambahkan, pada tahun ini selain faktor kuantitas pihaknya juga menekankan pentingnya mutu dan kualitas infrastruktur jalan yang dibangun.
“Kualitas kita menggunakan Asbuton atau aspal dingin. Jadi ini merupakan produk dalam negeri, sesuai instruksi bapak Presiden agar menggunakan produk lokal,” ujarnya.///











