Mojokerto, seblang.com – Bupati Mojokerto H. Muhammad Al Barra mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, DPRD Kabupaten Mojokerto, insan pers, serta seluruh elemen yang telah memberikan dukungan dan partisipasi dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur. Ia berharap ke depan dukungan tersebut dapat terus memicu inovasi dan pengembangan di berbagai bidang demi kesejahteraan masyarakat Bumi Majapahit.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya segenap anggota DPRD Kabupaten Mojokerto. Semoga kontribusi nyata yang diberikan selama ini dapat menghasilkan dampak positif dan memicu munculnya inovasi-inovasi lanjutan yang lebih dinamis terhadap tuntutan perubahan guna mewujudkan pembangunan di segala bidang yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Gus Barra, sapaan akrabnya, menjelaskan capaian pendapatan daerah per 31 Desember 2025. Pendapatan daerah Kabupaten Mojokerto tercatat sebesar Rp2.824.854.150.800,90, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp2.766.828.619.998.
Pendapatan daerah pada tahun anggaran 2025 yang ditargetkan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) sebesar Rp2.766.828.619.998 berhasil direalisasikan sebesar Rp2.824.854.150.800,90 dengan tingkat capaian 102,10 persen.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto juga mengalami peningkatan sebesar 0,27 persen. Kabar baik tersebut diikuti dengan menurunnya indeks gini (indeks pemerataan pendapatan) yang kini berada di angka 0,315.
Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 tercatat 5,56 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 5,29 persen. Sementara itu, indeks gini tahun 2025 berada di angka 0,315, turun dari tahun sebelumnya yaitu 0,337.
“Berdasarkan data terbaru dari BPS Kabupaten Mojokerto yang dirilis pada 2026, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto tercatat sekitar 6 persen. Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi kita berada di atas angka 6 persen. Sementara nasional sekitar 5,20 persen dan provinsi sekitar 5,30 persen,” jelasnya.
Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto berada di atas pertumbuhan ekonomi provinsi maupun nasional. Perputaran uang di Kabupaten Mojokerto diperkirakan mencapai sekitar Rp120 triliun.
“Karena ekonomi baik, kemampuan daya beli masyarakat juga meningkat. Pertumbuhan ekonomi kita mencapai 6,05 persen dan hal ini berdampak pada penurunan angka kemiskinan,” tambahnya.
Pada tahun 2026, Pemkab Mojokerto juga mengalokasikan lebih dari Rp80 miliar untuk sektor kesehatan guna memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan gratis dengan lebih mudah.
Selain itu, pemerintah daerah juga meningkatkan insentif guru TPQ, melaksanakan program bedah rumah, serta melakukan pemerataan pembangunan di berbagai bidang.
Adapun beberapa faktor yang menopang pertumbuhan ekonomi Mojokerto antara lain sektor industri pengolahan serta pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha jasa perusahaan yang tumbuh 10,37 persen.
Sebagai perbandingan, secara nasional pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 mencapai 5,11 persen. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto sebesar 5,56 persen tercatat di atas rata-rata nasional. (9/3/2026).///////////











