Kemudian, saat korban dan pelaku makan bersama di sebuah warung makan ‘ Pedas ‘ di wilayah Situbondo diketahui oleh 4 orang sopir lain yang beriringan saat berangkat hingga menyeberang di pelabuhan, juga terlihat rombongan sopir truk itu termasuk orang tua korban.
“Seketika melanjutkan dalam perjalanan, korban menghentikan laju kemudinya di wilayah Puskesmas Kecamatan Mlandingan dan bermaksud melambaikan tangan kepada rekan sesama sopir truk pengangkut jagung dari NTB. Namun kesempatan bagi pelaku mulai melampiaskan niat jahatnya dengan cara sadis menghabisi nyawa korban dengan cara mencekik bagian lehernya dari arah samping kanan dari tempat duduk pengemudi, lalu ditidurkan terus diikat menggunakan seutas tali yang sudah ada di pintu samping kiri kendaraan truk tersebut. Hal ini membuat korban meninggal dunia di atas kendaraan yang dikemudikannya. Tak berhenti di situ saja, pelaku membuang korban di pinggir jalan raya wilayah Mlandingan, “ujarnya.
Selanjutnya, kata Kapolres AKBP Andi Sinjaya, kendaraan truk dengan plat nomor polisi DR 8911 AG bermuatan jagung seberat 21 ton tersebut. Langsung dikemudikan oleh pelaku dan dibawa ke wilayah Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.
“Jagung sebanyak 21 ton tersebut sudah dijual kepada seseorang, inisial N seharga Rp 70 jutaan, “katanya.
Lebih jauh AKBP Andi Sinjaya menegaskan, bahwa pelaku mengaku melakukan aksinya karena di PHK dan sedang membangun rumah, sehingga pelaku ingin menguasai isi seluruh barang bawaan dalam truk korban untuk dijual.
“Rencana busuk pelaku yang menjual barang bermuatan jagung tersebut dan uangnya digunakan membeli handphone serta barang lainnya, “ungkapnya.
Saat ini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Polres Situbondo, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 365 Ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun.
Pembunuhan terhadap Samsul Riadi dilakukan tersangka di Jalan Raya Pantura, Desa Selomukti, Dusun Pengabetan Tengah, RT 01, RW 04, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo. Samsul Riadi tewas tergeletak dengan luka tergores bekas jeratan tali di bagian lehernya. (imam)











