Banyuwangi, seblang.com – Pembagian bantuan Alat Masak Listrik (AML) berupa magicom yang diselenggarakan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), di Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur diduga tidak tepat sasaran karena yang menerima merupakan pejabat setempat.
Agus Irawan, Kepala Dusun Kampung Baru, Desa Grajagan, mengaku data nama-nama penerima bantuan itu ia peroleh dari atasannya melalui kepala seksi kesejahteraan Desa Grajagan.
“Saya menerima data itu dari atas dari kesra, saya hanya menambahkan dan mengganti nama-nama yang diusulkan tersebut, ” katanya.

Ketika ditanyakan, siapa saja nama yang diusulkan sebagai penerima AML itu, dirinya menjawab kerawat Dusun yang ia pimpin.
“Para RT dan RW yang saya usulkan, ” ujar Agus.
Diduga program bantuan itu tak disosialisasikan kepada masyarakat, bahkan banyak yang tidak mengetahui dengan adanya program bantuan AML itu. Agus berdalih tidak berani menyampaikan kepada masyarakat karena tidak tahu dengan program itu.












