Kapolres meminta agar sinergi antara penggerak media sosial dan polres Tulungagung menjadi landasan yang mendasar dalam menciptakan kamtibmas Tulungagung yang aman dan kondusif, serta mampu menangkal berita hoax yang sangat merugikan jika kita tidak menyikapinya dengan bijaksana.
“Saya mengusung Jargon Selaras, semoga semua persoalan yang ada di Tulungagung dapat kita selesaikan bersama,” tuturnya.
Kapolres juga menyampaikan peran media sosial sangat penting, dalam proses pembangunan saat ini, media sosial sebagai kontrol penyeimbang terhadap proses pembangunan, karena media sosial mempunyai ruang lebih luas
Bincang dan ramah tamah berlangsung dengan santai dan penuh kekeluargaan antara Polri dan penggerak media sosial di Kabupaten Tulungagung.
Sementara itu Admin Kacamata Tulungagung Nuha menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Tulungagung yang telah menjembatani komunikasi antara penggerak media sosial yang ada di Kabupateng Tulungagung dengan Polri, ini adalah langkah yang patut di apresiasi oleh rekan penggerak Media sosial.
Karena Polres Tulungagung telah terbuka dan selalu bekerjasama dengan penggerak media sosial, kami siap mendukung semua program polres Tulungagung.Hadir dalam acara tersebut Admin penggerak media sosial ICT, ICHETE, Kacamata Tulungagung, Eksis Tulungagung, DGB, Nyambung Dulur, Tangkas Tulungagung, BJ&K, Antara Tulungagung, WTP, WT, Kawan Pelajar, Info Lantas, Insert dan Tulungagung Sparkling. ( Ans71 Restu)












