Malang, seblang.com – Bentuk kepedulian pasangan calon Wali dan Wakil Wali kota Malang nomor urut 3 Abah Anton – Dimyati (Abadi) terhadap wong cilik, kedepan akan menjadikan warga Kota Malang sebagai subyek perencanaan pembangunan.
“Abadi akan memberikan sepenuhnya, bahwa kedepan masyarakat tidak hanya sebagai obyek saja, tapi juga sebagai subyek perencanaan dalam pembangunan kota Malang, untuk itu dirinya akan tetap peduli pada wong cilik,” tegas Abah Anton di debat publik ke 2 di hotel grand Mercure Kota Malang, Sabtu (9/11/2024) malam.
Abah Anton mengungkapkan banyak persoalan di masyarakat namun dilupakan oleh pemimpinnya, karena kebanyakan para calon pemimpin apabila sudah memimpin akan lupa akan janji janji politiknya.
“Kebiasaan calon pemimpin setelah jadi pasti lupa dengan janji janjinya, Kami Abadi tidak akan begitu, program blusukan akan tetap kami lakukan, dan meningkatkan program program yang sudah baik,” ungkap Abah Anton.
Paslon Abadi akan meningkatkan kesejahteraan pada guru guru ngaji, marbot masjid, mudin dan RT serta RW karena itu merupakan program utama.
“Kami akan tingkatkan kesejahteraannya terutama apa yang menjadi kebijakan kami mulai guru guru ngaji, marbot masjid, mudin dan juga RT-RW, akan kami tingkatkan dan para pegawai negeri sipil (PNS) juga akan kami tingkatkan,” terang Abah Anton.











