Banyuwangi, seblang.com – Pasien kanker di Banyuwangi segera memiliki harapan baru. Layanan kemoterapi di RSUD Blambangan direncanakan dapat diakses menggunakan BPJS Kesehatan dalam waktu dekat.
Selama ini, meskipun fasilitas dan tenaga medis sudah tersedia, pasien BPJS yang membutuhkan kemoterapi masih harus dirujuk ke rumah sakit di luar Banyuwangi. Hal itu terjadi karena layanan kemoterapi di RSUD Blambangan masih menunggu kerja sama resmi dengan BPJS Kesehatan.
Upaya percepatan kini dilakukan. Manajemen BPJS Kesehatan Banyuwangi bahkan telah bertemu dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, untuk membahas realisasi kerja sama tersebut.
“Kami berharap kerja sama ini segera terealisasi, karena tidak hanya meringankan beban pasien, tetapi juga keluarga mereka,” ujar Ipuk, Jumat (13/3/2026).
Kepala BPJS Kesehatan Banyuwangi, Muhammad Masrur Ridwan, menjelaskan bahwa keputusan pembukaan layanan kemoterapi bagi peserta BPJS berada di kantor pusat. Namun pihaknya segera melakukan verifikasi terhadap kesiapan layanan di RSUD Blambangan.
“Kami berkomitmen mendukung program kesehatan di Banyuwangi, salah satunya dalam layanan kemoterapi. Layanan ini dapat dilakukan jika syarat kelengkapan layanan, baik SDM maupun sarana prasarana, telah sesuai dengan ketentuan,” kata Masrur.
Setelah proses verifikasi selesai, BPJS Kesehatan Banyuwangi akan berkoordinasi dengan kantor pusat untuk melakukan supervisi.
“Segera setelah verifikasi, kami akan berkoordinasi dengan kantor pusat untuk supervisi. Insyaallah, jika sudah ada kesepakatan, layanan kemoterapi di RSUD Blambangan bisa dilaksanakan tahun ini,” tambahnya.
Direktur RSUD Blambangan, dr. Asiyah, memastikan rumah sakit tersebut telah siap menjalankan layanan kemoterapi.
“Dari aspek sarana dan prasarana, RSUD Blambangan telah memenuhi kebutuhan layanan kemoterapi,” ujarnya.
Fasilitas yang disiapkan antara lain ruang Handling Sitotoksik, yakni ruang peracikan obat kemoterapi yang dilengkapi BioSafety Cabinet (BSC) dengan standar keamanan sesuai ketentuan. Selain itu, tersedia ruang One Day Care Kemoterapi yang digunakan untuk pemberian obat kemoterapi kepada pasien secara rawat jalan.
Dari sisi sumber daya manusia, RSUD Blambangan juga telah menyiapkan tenaga medis yang kompeten, mulai dari dokter subspesialis bedah onkologi, dokter subspesialis onkologi toraks, dokter spesialis penyakit dalam fellowship Internis Fellow Onkologi (IFO), hingga dokter spesialis paru fellowship terapi sistemik onkologi toraks. Layanan tersebut juga didukung tenaga kefarmasian dan perawat kemoterapi. (*)











