Sehingga, imbuh Emil pihaknya harus membangun komunikasi politik disitu, bagaimana Partai Demokrat terus mengawal pemerintah provinsi dan juga tentunya harus bersinergi dengan wakil-wakil rakyat yang duduk kabupaten/ kota.
“Jadi kami meyakini apapun yang terjadi pada kebijakan DPP itu tentunya dilakukan dengan pertimbangan baik, namun di Jatim sendiri harus bisa konsistensi untuk menjaga kinerja dan menjaga misi rakyat serta perhatian kepada rakyat,” ujar Emil.
Lebih lanjut dia menambahkan Jatim ini basis bagi Partai Demokrat jadi banyak tolak ukur masyarakat pada perjuangan Partai yang saat ini dipimpin oleh Agus Harimurti Yodhoyono (AHY) terkait kebijakan yang memang diperjuangkan saat masih duduk dipemerintahan pusat seperti misalnya; perjuangan melahirkan UU cikal bakal kemudian ada BPJS Kesehatan dan BPJS ketenagakerjan.
Selain itu juga program beasiswa Bidikmisi yang kemudian diberikan kepada putra putri berprestasi yang keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi dan juga profesi guru yang meningkatkan kesejahteraan guru di seluruh wilayah tanah air, tambah Emil.
Dalam masa Demokrat memimpin bangsa Indonesia juga menjadi penggagas cikal bakal UU desa yang menjadi basis untuk lahirnya Dana Desa (DD). Sehingga i banyak sekali program-program yang berkesinambungan saat Demokrat menjadi pemenang di tingkat pusat.”Di provinsi sendiri dapat dilihat sendiri perjuangan kita walaupun masih kita sempurnakan terkait program Gristas (Gratis Berkualitas) di SMA/SMK Negeri di seluruhJatim,” jelas Emil.
Selain program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat seperti ; program PKH plus yang menyasar keluarga-keluarga dengan warga lansia,” Yang mereka memang pra-sejahtera lebih lengkap lagi dalam program-program peningkatakan kesejahteraan rakyat,”pungkas Emil.












