Banyuwangi, seblang.com – Momen bertambahnya usia harus mengingatkan kita tentang tujuan awal perjuangan politik bahwa partai politik itu adalah unsur yang paling penting dalam menjalankan demokrasi di Indonesia, inilah momentum yang penting untuk kita sama-sama apalagi menyongsong pemilu 2024 jangan sampai lupa.
Ungkapan tersebut disampaikan oleh Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Timur (Jatim), Emil Elestianto Dardak, dalam rangkaian acara HUT ke-22 Partai Demokrat yang digelar di Agrowisata AIL Banyuwangi pada Sabtu (09/09/2023).
Emil menuturkan dalam berdemokrasi kepentingan rakyat, harus diutamakan dan jangan memberikan janji yang nanti tidak dapat dipenuhi. Selain itu harus objektif dalam memberikan statement terutama dalam menyikapi hal-hal yang nanti akan diperjuangkan dan hal-hal yang akan dilanjutkan dari yang sudah ada.
“Hal itu juga harus dilakukan dengan bijak kemudian kami harapkan kader-kader Demokrat bisa meresapi betul terkait makna-makna itu. Termasuk target perolehan suara yang sudah ditetapkan naik 15 persen dari perolehan suara pemilu sebelumnya,” imbuh Emil..
Selanjutnya terkait dengan keluarnya Demokrat dari koalisi dalam pencalon pasangan presiden-wakil presiden RI, sedangakan Jatim dikenal sebagai lumbungnya Nahdlatul Ulama (NU), menurut Emil sejak awal pihaknya menyerahkan keputusan koalisi ditingkat nasional di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PD.
Tentunya DPP akan memberikan pertimbangan yang baik tetapi khusus untuk Jatim memang mempunyai rekam jejak dan sampai saat ini masih menjadi bagian pemerintahan provinsi Jatim karena dalam pemilihan gubernur Jatim lalu mengusung pasangan Gubernur-wakil gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak., tambahnya.












