P2MD Poliwangi Lakukan Inovasi Pembuatan Sari Jeruk Di Desa Sidorejo

by -825 Views
Wartawan: Noviansyah
Editor: Herry W. Sulaksono

Banyuwangi, seblang.com – Program P2MD (Program Pemberdayaan Masyarakat Desa) merupakan program yang dicetuskan oleh Direktorat Jendral Perguruan Tinggi (Dikti), sebagai wadah bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ide kreatifitas yang berdampak langsung pada masyarakat desa.

P2MD ditahun 2022 dari Poliwangi ini. Diketuai oleh Fanny Zafran Al Fariz mengajukan pemberdayaan masyarakat dengan inovasi produk dari bahan baku utama yakni buah jeruk yang akan diproduksi sebagai minuman sari jeruk.

Dengan pemberdayaan di desa Sidorejo, kecamatan Purwoharjo, kabupaten Banyuwangi. Sebagai salah satu sentra rejuk diharapkan menjadikan inovasi ini menjadi solusi agar jeruk hasil panen yang melimpah tertampung menjadi bahan produksi yang lebih baik.

“Hasil survey di lapangan jika panen jeruk melimpah maka harga jeruk akan anjlok dipasaran, dari permasalahan tersebut membuat menjadikan hasil panen menjadi kurang maksimal untuk itu diperlukan kreativitas untuk memproduksi hasil panen salah satunya yaitu produk sari buah jeruk” ujar Zafran.

Dirinya menjelaskan buah jeruk yang digunakan yaitu buah jeruk yang ber grade B dan C dimana grade B, C biasanya dijual lebih murah dipasaran.

Terlebih Jika panen raya tiba biasanya buah jeruk tersebut malah tidak laku. Selain itu buah jeruk yang ber grade B, C memiliki rasa yang asam yang memiliki nilai brix 7-10, yang dapat menambah cita rasa kesegaran pada produk sari jeruk tersebut.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *