Owner The Wisma Pulau Merah Berharap Disbudpar Menggelar Diklat Secara Berkala

by -1676 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono

Banyuwangi, seblang.com – Sebagai pelaku wisata di Pulau Merah Banyuwangi pihaknya berharap agar semua pihak menyikapi secara arif dan bijaksana kasus dugaan tindak kekerasan yang terjadi kepada pengunjung yang berasal dari Jember beberapa waktu lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh H M Zaenul Arifin, Owner The Wisma Pulau Merah, Hotel dan Bar, di Pulau Merah Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi melalui sambungan WhatsApp (WA) pada Jumat  (23/09/2022).

Menurut dia, siapapun yang ingin beriwisata di wilayah Banyuwangi diharapkan mau mematuhi dan menaati aturan yang berlaku misalnya untuk masuk sekitar pukul 07.00 – 18.00 sore. Kalau sudah di luar jam operasional tersebut tentunya bukan lagi menjadi ranah dan kewenangan pengelola wisata.

Dalam kasus dugaan tindak kekerasan yang terjadi, lanjut dia,  setelah melakukan crosscek kepada teman-teman yang ada di lokasi PM, disinyalir ada yang berada dalam kondisi mabuk sehingga terjadi mis komunikasi dan gesekan serta perkelahian antara pengunjung dengan kumpulan pemuda yang ada di lokasi tersebut.

“Apapun alasannya mari sikapi dengan baik, kekeluargaan, bijaksana dan ramah,  seharusnya pelaku wisata mampu menjaga dan mengontrol serta jangan terpancing emosi untuk bisa memberikan layanan terbaik agar wisatawan merasa aman dan nyaman serta tidak terulang kembali kasus yang sama di masa mendatang,” jelas H Arifin.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *