Banyuwangi, seblang.com – Kepala Sekolah tempat oknum guru cabul mengajar mengakui kalau tersangka BDR (35) merupakan pendidik yang berprestasi. Bahkan, dia pernah mendapat penghargaan atas dedikasinya.
“Sebenarnya saya tidak menyangka, jika dia (BDR) seperti itu. Karena sikap dan perilakunya saat di sekolah wajar-wajar saja. Kinerjanya paling bagus, bahkan berprestasi pernah mendapatkan penghargaan,” kata kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya itu saat bersilaturahmi ke rumah salah satu korban, Rabu (20/8/2022).
Menurut dia, BDR merupakan guru yang berpotensi dan berkompeten. Dia juga sebagai guru penggerak yang memiliki banyak ide inovasi. “Eman – eman saja ilmu dan kecerdasannya,” ujar kepala sekolah.
Tak lupa, kepala sekolah juga menyampaikan keprihatinan dan empati kepada para korban yang kini telah duduk di bangku 1 SMP tersebut.
“Kami sangat prihatin dan berempati atas kasus ini, karena korbannya merupakan generasi penerus. Apa yang dilakukan guru kami (BDR) itu tidak seharusnya dilakukan oleh seorang pendidik. Perbuatannya sudah mencoreng nama sekolah kami,” ucap dia.
Dengan terungkapnya kasus tersebut, pihak sekolah pun melakukan penelusuran korban yang lain. Terutama siswa yang dalam tahun ajaran ini mengikuti les di rumah tersangka.
“Alhamdulillah tidak ada yang terjadi seperti itu. Meskipun kata muridnya yang ikut les, dia (BDR) berusaha menggoda – goda untuk masuk ke kamar rumahnya. Akan tetapi murid tersebut tak menurutinya,” ungkap Kepala Sekolah.
Diberitakan sebelumnya Polresta Banyuwangi menetapkan BDR, seorang guru SD di Kecamatan / Kabupaten Banyuwangi, sebagai tersangka. Oknum guru tersebut diduga mencabuli lima siswanya.










