Situbondo, seblang.com – Kepemimpinan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) dan Wakil Bupati Ulfiyah (Mbak Ulfi) bukan sekadar retorika di atas kertas. Hal ini dibuktikan secara nyata dalam perayaan satu tahun kepemimpinan bertajuk “Lapor Rakyatku: Sataon Mas Rio dan Mba Ulfi Bawa Situbondo Naik Kelas” di Alun-Alun Situbondo, Minggu (1/3/2026).
Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang refleksi kinerja, tetapi juga menjadi “pesta pora” bagi ratusan pelaku UMKM yang berhasil meraup omset fantastis hanya dalam hitungan jam.
Pantauan di lapangan menunjukkan keberpihakan pemimpin yang merangkul seluruh lapisan pedagang. Ruang publik disulap menjadi sentra ekonomi yang tertata rapi:
100 Stan Tenda Merah: Simbol semangat “Naik Kelas” bagi UMKM yang tergabung dalam berbagai paguyuban.
150 Pedagang Kaki Lima (PKL) berjejer melingkari area utama, menandakan kedekatan Mas Rio dan Mba Ulfi yang tidak memberi jarak dengan pedagang keliling. 38 Pedagang Pujasera: Penghuni tetap Alun-Alun Situbondo yang turut merasakan tumpah ruahnya pengunjung.

Dampak ekonomi dari kebijakan “belanja takjil rakyat” ini sangat terasa. Berdasarkan data di lapangan, total omset yang diraup para pedagang mencapai angka yang luar biasa:
UMKM Tenda Merah: Meraup omset sebesar Rp75.000.000. Pedagang Kaki Lima: Mengantongi pendapatan total Rp67.500.000.
Pujasera Alun-Alun: Mencatat pemasukan Rp19.000.000. Pesanan 10.000 Takjil: Pemkab menggelontorkan Rp50.000.000 yang dipesan langsung kepada UMKM lokal.
Salah satu daya tarik unik datang dari Kopdes Merah Putih Desa Olean, Kecamatan Situbondo, yang menjajakan lele bakar hasil budidaya mandiri.
“Kami sangat senang, bisa ikut bazar dan omsetnya lumayan tinggi. Kami mengapresiasi Mas Rio dan Mba Ulfi yang berhasil menyulap Situbondo dari daerah tertinggal menjadi Kabupaten UMKM,” ujar Mustawan perwakilan kelompok tersebut.
Kemeriahan ini tak hanya dirasakan warga lokal. Indah, seorang pengunjung asal Bondowoso, mengaku sengaja datang untuk ngabuburit dan berbuka puasa di Alun-Alun Situbondo.
“Tadi dapat takjil gratis juga, lalu belanja makanan untuk buka bersama keluarga di sini. Ini bukan sekadar acara seremonial, tapi acara yang sangat luar biasa dampaknya,” ungkap Indah.
Keberhasilan Mas Rio dan Mba Ulfi dalam satu tahun pertama ini menunjukkan transisi Situbondo menuju daerah yang mandiri secara ekonomi. Dengan melibatkan ratusan pedagang dalam satu perhelatan besar, Pemkab Situbondo mengirimkan pesan kuat: Pembangunan terbaik adalah pembangunan yang membuat dapur rakyat mengepul.
Momentum “Sataon” ini menjadi bukti bahwa di bawah tangan dingin Mas Rio dan Mba Ulfi, UMKM Situbondo benar-benar telah “Naik Kelas”.












