Kota Mojokerto, seblang.com – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Mojokerto mengambil peran aktif dalam menggerakkan perekonomian daerah, khususnya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ajakan tersebut disampaikan Ning Ita—sapaan akrab Wali Kota Mojokerto—saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama HIPMI Kota Mojokerto dan anak-anak yatim di Hotel Raden Wijaya Mojokerto, Jumat (6/3/2026).
“Saya mengajak HIPMI Kota Mojokerto ikut menjadi motivator sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui penguatan UMKM,” kata Ning Ita.

Menurutnya, sektor UMKM menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian di Kota Mojokerto. Saat ini, pemerintah daerah telah mendata sekitar 129 ribu pelaku UMKM yang tersebar di berbagai sektor usaha.
“Potensi ekonomi kita ada pada UMKM. Kita memiliki kurang lebih 129 ribu UMKM yang sudah terdata, dan ini menjadi kekuatan besar bagi perekonomian Kota Mojokerto,” tuturnya.
Ning Ita menilai peran organisasi pengusaha muda seperti HIPMI sangat penting dalam mendorong tumbuhnya kewirausahaan sekaligus memperkuat jejaring usaha di daerah. Karena itu, ia berharap HIPMI dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi lokal.

“Saya berharap HIPMI dapat mengambil peran penting dalam menggerakkan ekonomi Kota Mojokerto melalui sinergi dengan pemerintah dan seluruh sektor usaha,” katanya.
Ia juga menyampaikan optimisme terhadap kondisi ekonomi Kota Mojokerto pada 2026. Menurutnya, sejumlah perkembangan di sektor industri diperkirakan mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga mengapresiasi kegiatan sosial yang digelar HIPMI Kota Mojokerto dengan melibatkan anak-anak yatim. Ia berharap kegiatan itu dapat memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah.
“Semoga HIPMI Kota Mojokerto semakin sukses dan mampu berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi daerah,” pungkasnya. (hari)











