“Jadi harapan kita sandarkan kepada Gus Makki. Insya Allah jika Gus Makki menjadi bupati biar dilaksanakan apa yang menjadi kemauan anak-anak PDSM untuk punya lahan sendiri,” tambahnya.
Lebih, lanjut Judika menuturkan setiap harinya pedagang sepeda motor di PDSM Genteng mencapai 100 orang anggota aktif. Apabila dihitung keseluruhan ditambah dengan simpatisan dari wilayah Jember dan Bondowoso, terdapat lebih dari 200 pelaku usaha.
“Perhari rata-rata 10-15 unit. Kalau di hari Sabtu bisa 50-100 unit sepeda motor terjual, apalagi PDSM Genteng juga didukung pelaku UMKM. Harapannya, PDSM ini bisa hidup dan dapat menghidupi seluruh masyarakat yang ada di sekelilingnya,” ujar Judika.
Gus Makki merespons positif gagasan yang tercetus dari kalangan pedagang sepeda motor di PDSM Genteng tersebut. Sebagai warga negara ternyata mereka yang justru memiliki kepekaan dan ketaatan untuk membayar pajak melalui Samsat.
“Jika ditakdirkan, doakan kami sanggup membangun tempat permanen untuk teman-teman PDSM. Gimana caranya nanti jual beli enak, ngopinya juga enak, syukur-syukur bisa mengurus keperluan STNK di tempat itu juga. Sehingga nggak ada lagi transaksi yang tertunda hanya gara-gara STNK-nya mati,” ujar Gus Makki.









