Nama Gus Makki Menguat sebagai Kandidat Ketua Jelang Muscab PKB Banyuwangi

by -2 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W Sulaksono
Sejumlah pengurus DKC dan DKAC Garda Bangsa saat silaturahmi sekaligus memberikan dukungan kepada Gus Makki untuk maju sebagai Ketua DPC PKB Banyuwangi (Istimewa)

Banyuwangi, seblang.com — KH. Mohammad Ali Makki Zaini, yang akrab disapa Gus Makki, muncul sebagai salah satu kandidat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banyuwangi menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB yang akan digelar awal April 2026 mendatang.

Figur ulama yang memiliki pengaruh luas di Banyuwangi tersebut digadang-gadang memiliki peluang kuat sebagai calon Ketua Tanfidz DPC PKB Banyuwangi. Dukungan terhadapnya disebut terus mengalir dari berbagai elemen, mulai dari badan otonom hingga struktur partai di tingkat bawah.

Menguatnya nama Gus Makki sebagai salah satu calon tidak lepas dari rekam jejaknya yang panjang, baik dalam dunia keagamaan, sosial, maupun politik.

Gus Makki dikenal sebagai sosok yang mampu menjangkau berbagai kalangan sekaligus menjaga keseimbangan di tengah masyarakat Banyuwangi yang majemuk.

Muscab PKB Banyuwangi sendiri dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 5 April 2026, di Santika Hotel Banyuwangi. Menjelang agenda tersebut, dukungan terhadap Gus Makki semakin terkonsolidasi dan terus menguat.

Ketua Dewan Koordinasi Cabang Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (DKC Garda Bangsa) Banyuwangi, M. Arif Wijaya, menilai Gus Makki sebagai figur yang memiliki kapasitas lengkap untuk memimpin partai ke depan.

“Gus Makki adalah sosok yang komplet. Beliau mampu menjembatani perbedaan serta menjaga harmoni di tengah masyarakat yang beragam. Itu yang membuatnya dihormati lintas kalangan,” ujar Arif, Minggu (29/3/2026) malam.

Menurut Arif, pengalaman Gus Makki dalam kontestasi Pilkada Banyuwangi 2024 menjadi salah satu indikator kuat atas kapasitas kepemimpinannya. Dalam proses tersebut, Gus Makki dinilai menunjukkan gaya kepemimpinan yang inklusif dan membumi.

Gus Makki dikenal kerap turun langsung ke masyarakat, menyapa berbagai lapisan tanpa memandang latar belakang agama maupun sosial. Pendekatan ini dinilai relevan dengan kebutuhan politik saat ini yang menuntut kedekatan nyata dengan publik.

“Gaya kepemimpinan yang langsung menyentuh masyarakat menjadi nilai lebih. Ini yang dibutuhkan PKB saat ini,” tambahnya.

Selain itu, kiprah Gus Makki saat memimpin PCNU Banyuwangi turut menjadi catatan penting. Ia dinilai tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga menghadirkan keteladanan dalam pengabdian kepada umat.

“Beliau sederhana namun tegas, serta cepat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kepemimpinan seperti ini relevan untuk menjawab tantangan sosial modern,” imbuh Arif.

Sejumlah kalangan melihat, menguatnya dukungan terhadap Gus Makki mencerminkan aspirasi kader di tingkat akar rumput yang menginginkan kepemimpinan yang mampu menjaga soliditas internal sekaligus memperluas basis dukungan partai.

Dengan dukungan yang terus mengalir, peluang Gus Makki untuk memimpin DPC PKB Banyuwangi dinilai semakin terbuka. Terlebih, dorongan dari struktur partai di tingkat bawah menjadi salah satu faktor kunci dalam dinamika Muscab.

“Kami mengusulkan dan mendukung Gus Makki sebagai Ketua DPC PKB Banyuwangi. Harapannya, di bawah kepemimpinan beliau, PKB Banyuwangi dapat kembali mencapai masa kejayaannya,” pungkas Arif./////////

iklan warung gazebo