Musrenbang Kelurahan 2027 Bergulir, Pemkot Mojokerto Fokuskan Penguatan Ekonomi dan Sosial Budaya

by -5 Views
Wartawan: Harianto
Editor: Herry W. Sulaksono


Kota Mojokerto, seblang.com – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Tahun 2027 terus bergulir. Pada Jumat (23/1/2026), Musrenbang dilaksanakan di Kelurahan Balongsari, Kelurahan Wates, dan Kelurahan Magersari sebagai tahapan awal penyusunan rencana pembangunan Kota Mojokerto Tahun 2027.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa Musrenbang Kelurahan memiliki peran strategis sebagai pintu awal perencanaan pembangunan yang dilaksanakan secara berjenjang.


“Musrenbang itu memang berjenjang, mulai dari kelurahan, kecamatan, kota, provinsi hingga nasional. Semua ini dilakukan untuk melihat keselarasan dan linearitas antara program nasional dengan program yang ada di daerah,” tutur Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

Lebih lanjut, Ning Ita menekankan bahwa seluruh usulan yang disampaikan masyarakat melalui Musrenbang harus mengacu pada tema pembangunan tahunan yang telah ditetapkan. Untuk Tahun 2027, Pemerintah Kota Mojokerto menetapkan tema pembangunan meningkatkan ketahanan ekonomi dan sosial budaya melalui daya saing sektor unggulan daerah.

“Usulan harus sesuai dengan tema Tahun 2027. Jika sesuai dengan tema dan anggarannya mencukupi, tentu akan kita akomodir dan direalisasikan,” jelasnya.

Ning Ita juga menjelaskan bahwa ketahanan ekonomi daerah perlu dibangun dari potensi lokal agar mampu berdiri secara mandiri dan tidak bergantung pada faktor eksternal. Oleh karena itu, perencanaan pembangunan diarahkan pada penguatan sektor unggulan daerah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, ia menegaskan bahwa aspek sosial menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah, khususnya melalui penguatan nilai gotong royong sebagai akar budaya bangsa. Menurutnya, ketahanan sosial budaya perlu terus diperkuat agar masyarakat memiliki kepedulian dan kebersamaan dalam menjaga lingkungannya.

“Gotong royong harus kita kuatkan kembali, karena ini merupakan akar budaya bangsa kita. Dengan adanya kepedulian masyarakat di masing-masing lingkungan, maka lingkungan akan terjaga dengan baik,” ucapnya.

Melalui Musrenbang Kelurahan ini, Pemerintah Kota Mojokerto mendorong masyarakat untuk mengusulkan program-program prioritas yang tidak hanya menjawab kebutuhan warga, tetapi juga mampu memperkuat ketahanan sosial budaya sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah.

Dengan pelaksanaan Musrenbang yang dilakukan secara berjenjang, Pemerintah Kota Mojokerto memastikan setiap usulan pembangunan selaras dengan visi dan misi daerah serta berkontribusi terhadap pencapaian target pembangunan di tingkat yang lebih luas. (*har)

iklan warung gazebo