Disamping itu, menurut Gus Ipul layanan yang baik adalah yang mengurangi interaksi langsung antar manusia kecuali layanan tertentu yang tidak bisa digantikan oleh teknologi.
“Layanan yang baik adalah layanan yang memanfaatkan perkembangan teknologi dan mengurangi interaksi langsung antar manusia, terutama layanan pemerintah yang diakses langsung oleh masyarakat. Harus dikombinasi dengan kemajuan teknologi,” terangnya.
Lebih lanjut Gus Ipul juga menjelaskan, bahawa aplikasi Siap Pak RT sangat informatif. Ketua RT, yang nantinya akan menjadi pengguna aplikasi tersebut dapat melihat data warganya dari smartphone miliknya.
“Jumlah warganya berapa, usianya berapa akan terlihat semua dari aplikasi ini. Tentunya akan memudahkan Pak RT untuk mengontrol dan membina warganya dalam rangka melayani penduduk di lingkungan RT tersebut,” ujar Gus Ipul.
Walikota menyebut aplikasi ini sangat berguna salah satunya untuk mengawasi keberadaan orang asing yang tidak melaporkan data dirinya apabila datang dan tinggal di suatu daerah. Misalnya, warga luar kota yang mengontrak rumah atau tinggal di daerah kos-kosan.
“Ini untuk memastikan bahwa orang yang tinggal di lingkungan kita teridentifikasi data kependudukannya,” ungkapnya.
Gus Ipul menghimbau agar sosialisasi aplikasi ini terus dilakukan secara masif kepada seluruh ketua RT di Kota Pasuruan.
“Mohon untuk terus disosialisasikan penggunaan aplikasi ini agar dapat digunakan oleh seluruh ketua RT di Kota Pasuruan,” himbaunya.///










