“Jika ada yang melanggar, pasirnya akan dicurah oleh Pemdes Bedewang,” ujarnya.
Kesepakatan ini pun disambut gembira para sopir dump truk bak besar yang tergabung dalam Aliansi Persaudaraan Pejuang Armada Material Banyuwangi (Apemwangi). “Kita sejatinya hanya menginginkan keadilan,” kata Faiq Ketua Apemwangi.
Menurutnya, sopir armada dump truk bak jumbo tidak ingin dibeda-bedakan oleh pemilik galian dengan armada bak standard. “Kita hanya ingin diperlakukan dan dilayani yang sama saat pembelian material. Kita juga bersedia tonase disamakan dan harga yang sama sesuai bak armada standar atau bak kancil,” ujarnya.
“Karena ini mata pencarian kami untuk menghidupi keluarga kami. Alhamdulillah perjuangan kita membuahkan hasil. Kami dilayani kembali oleh pemilik galian di Desa Bedewang,” pungkasnya./////











