Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu lokasi yang dinilai cocok menjadi pionir dalam meningkatkan implementasi empat pilar kebangsaan. Arwani mengaku Indonesia saat ini tengah menghadapi bonus demografi, hal itu yang menjadi alasan pihaknya membidik generasi muda.
“Generasi muda harus kita pupuk untuk memperkuat basis komunikasi demi kepentingan masyarakat Indonesia,” imbuhnya.
Salah satu isu yang saat ini menjadi perhatian oleh Anwari adalah pendidikan Pancasila. Penerapan nilai Pancasila harus didukung dengan berbagai peningkatan fasilitas dan sarana pendidikan demi menciptakan SDM Indonesia yang unggul.
“Era digital menuntut kita untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Meningkatkan kemampuan SDM yang unggul menjadi PR kita semua,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pergerakan Pemuda Bakti Indonesia, Syaifurrohman mengatakan, Indonesia memiliki keunggulan jumlah generasi muda. Potensi besar tersebut harus didukung oleh pemerintah melalui berbagai upaya.
“Upaya awal membentuk SDM unggul adalah memunculkan rasa cinta tanah air. Selain itu, pengembangan SDM yang unggul tidak jauh dari peningkatan kualitas pendidikan dan kemudahan dalam akses pendidikan tersebut,” ucapnya.











