Momentum hari kemenangan, seluruh umat muslim di berbagai penjuru dunia telah menjalani puasa selama 30 hari berturut-turut di Bulan Suci Ramadhan.
“Salah satu fadhilah dari berpuasa selama satu bulan penuh dengan iman dan tuntas di bulan Ramadhan ini, adalah diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Sehingga setelah Idul Fitri artinya kita kembali seperti bayi yang baru dilahirkan,” jelasnya.
Dirinya mengajak kepada seluruh jajaran pimpinan dan direksi, serta keluarga besar Perumda Tirta Kanjuruhan untuk memperbanyak kalimat istighfar.
“Belakangan ini kita banyak ditentang dengan musik baik itu bencana alam maupun fenomena yang membawa kesulitan bagi sesama, oleh karena itu saya mengajak Saudara sekalian yang hadir pada kesempatan ini untuk memperbanyak istighfar, agar Allah SWT senantiasa melindungi dan memberikan keselamatan kepada kita semua,” imbuh Sanusi.
Ditempat yama sama, Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan inovasi dan peningkatan layanan agar kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan daerah ini semakin kuat.
“Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi, tapi momentum menyatukan visi dan energi seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, kegiatan ini sekaligus menjadi simbol penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Perumda Tirta Kanjuruhan untuk mewujudkan pelayanan air minum yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kabupaten Malang,” tandas Syamsul Hadi
Hadir pada Halal Bi Halal keluarga besar Perumda Tirta Kanjuruhan, Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah, beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malang dan Ketua BAZNAS Kabupaten Malang KH. Hafidz Fanani.////









