Banyuwangi, seblang.com – Dosen dan Mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) berhasil menciptakan Mesin Mixer Vertikal Otomatis yang efektif dan efisien dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2022.
Mesin Mixer ini dikhususkan untuk pembuatan adonan roti maupun jajanan pasar home industri atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.
Tim PKM Poliwangi ini diketuai Ika Yuniwati, S.Pd., M.Si, Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Manufaktur. Anggotanya antara lain, Dian Ridlo Pamuji, S.T., M.T., Bagas Nanda, Dimas Pujianto, dan Celvin Wahyu.
Ika mengatakan, inovasi yang diciptakan bersama timnya ini berawal dari keprihatinannya terhadap alat mixer vertikal yang digunakan home industri jajanan milik Jodi warga setempat. Pasalnya, untuk membuat adonan kue, pelaku usaha jajanan pasar ini membutuhkan daya listrik besar, namun kapasitas mesinnya kecil.
“Bayangkan saja! Untuk mengoperasikan mixer berkapasitas 3 – 5 kg, Pak Jodi membutuhkan daya listrik dari diesel. Selain itu, untuk membuat adonan roti atau jajanan menjadi kalis, butuh waktu yang lama. Jadi kurang efisien dan efektif,” kata Ika kepada seblang.com, Sabtu (5/11/2022).

Oleh sebab itu, Tim PKM Poliwangi memutuskan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut. Alhasil, Ika dan timnya berhasil mengembangkan alat pencampur adonan roti atau jajanan. Mesin mixer ini menggunakan dua mata mixer yang berfungsi untuk mengaduk adonan padat maupun adonan cair tercampur merata lebih cepat.
“Kelebihan mesin mixer vertikal otomatis kami adalah dapat membuat adonan lebih cepat kalis dengan waktu yang singkat,” ujar Ika.









