Pelaksanaan program ini adalah selain mendekatkan diri kepada masyarakat untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat juga menjadikan jalinan tali silaturahmi antara Polri dan Pemerintah Daerah dengan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya diawali dengan kegiatan Sholawat munajat dan doa untuk keselamatan bangsa dan negara serta Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Kemendes PDTT , Abdul Halim Iskandar mengucapkan terima kasih atas dukungan para ulama dan tokoh masyarakat, termasuk pemerintah daerah terhadap program kemendes PDTT yang di kawal oleh institusi Kepolisian dan juga bisa melaksanakan kegiatan Sholawat dan Munajat sekarang ini.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan sambang sapa warga yang di kemas dalam sholawatan, baru pertama kali ini ada di Indonesia,” kata Abdul Halim Iskandar.
Dengan program tersebut Kapolres dan Dandim dapat merangkul dan deket dengan warganya beserta para warga nahdiyin dan pengurus NU
“Kami akan memberikan penghargaan kepada Kapolres, Dandim dan ketua PCNU Bondowoso agar hadir pada tanggal 2 Desember 2022 untuk menerima penghargaan dari kemendes PDTT karena kepedulian nya terhadap pembangunan dan kemajuan warga desanya,” ujar Menteri PDTT.
Pada kesempatan itu juga Menteri PDTT sangat terharu atas partisipasi dan support para ulama dengan santri melalui shalawat munajat dan doa terhadap Kepolisian di tengah kepercayaan publik yang sedang menurun.
“Kegiatan shalawat Munajat ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengeluarkan Uneg-uneg atau aspirasi, ini adalah langkah tepat Polri dan Pemerintah khususnya Kab Bondowoso ini karena akan menampung segala yang disampaikan oleh masyarakat untuk kemajuan di Kabupaten Bondowoso, “pungkas Menteri PDTT. (Humas Polres Bondowoso)











