Menteri KKP RI Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Sipelot Malang, Pastikan Standar dan Kualitas Terpenuhi

by -0 Views
Wartawan: Achmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Wahyu Sakti Trenggono didampingi Bupati Malang, HM Sanusi saat sesi wawancara dengan awak media


Malangseblang.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Wahyu Sakti Trenggono, meninjau langsung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pantai Sipelot, Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Rabu (4/3/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pengawasan nasional guna memastikan proyek strategis tersebut dibangun sesuai standar, berkualitas, serta benar-benar memberikan manfaat bagi nelayan.

Dalam keterangannya, Menteri KKP menegaskan bahwa peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi riil di lapangan, bukan sekadar berdasarkan laporan administratif.

Ini bagian dari kunjungan saya untuk melihat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Minggu lalu kami di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, hari ini di Jawa Timur, selanjutnya ke Jawa Tengah dan Yogyakarta,” tegas Trenggono.

Ia menambahkan, pengawasan akan terus berlanjut hingga wilayah Indonesia Timur, termasuk Sulawesi.

“Kita ingin memastikan bahwa yang dibangun sesuai standar dan kualitas, sehingga dapat berfungsi dengan baik dan benar-benar bermanfaat bagi nelayan. Karena itu saya ingin melihat langsung secara fisik di lapangan,” ujarnya.

Dari hasil peninjauan, progres pembangunan dinilai cukup baik meski belum rampung sepenuhnya. Menteri KKP mengakui masih terdapat sejumlah catatan teknis yang harus segera diperbaiki oleh kontraktor.

“Sejauh ini perkembangannya cukup baik, namun masih ada beberapa yang perlu dikoreksi. Salah satunya soal air bersih yang belum tersedia di titik yang tepat karena selama ini masih payau,” ungkapnya.

Selain persoalan air bersih, sedimentasi di area tambatan perahu juga menjadi perhatian serius.

“Sedimentasi di tambatan perahu segera akan kita kerjakan. Jadi memang ini belum selesai 100 persen,” katanya.

Saat ini pabrik es telah beroperasi dan cold storage sudah difungsikan. Namun, sarana Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) masih dalam tahap koordinasi pembangunan.

“Pabrik es sudah produksi dan cold storage sudah difungsikan. Namun SPBN masih dalam koordinasi untuk segera dibangun,” jelasnya.

Untuk pengelolaan KNMP, pemerintah menunjuk Koperasi Merah Putih sebagai operator. Menteri KKP menekankan pentingnya profesionalisme agar fasilitas tidak mangkrak.

“Kita akan minta Koperasi Merah Putih menjalankan ini secara profesional. Akan ada pendampingan dan evaluasi,” tegasnya.

Ia juga memastikan koordinasi dengan Kementerian Koperasi agar pengelolaan berjalan optimal secara nasional di bawah naungan Koperasi Desa Merah Putih.

“Tahun ini direncanakan pembangunan seribu KNMP di seluruh Indonesia dengan persyaratan tertentu, termasuk jumlah kapal dan kebutuhan nelayan setempat,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Malang, Sanusi, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, berharap pemerintah pusat dapat mendukung peningkatan akses infrastruktur menuju kawasan KNMP melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).

Menurutnya, pembenahan jalan menuju Pantai Sipelot sangat krusial agar distribusi hasil tangkapan nelayan lebih lancar dan nilai ekonomi kawasan meningkat.

Agenda kunjungan ini juga dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0818 Kabupaten Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub.Int., M.I.P., jajaran Polres Malang, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dengan pengawasan langsung dari Menteri KKP, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Sipelot diharapkan tidak sekadar menjadi proyek fisik, tetapi benar-benar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi pesisir yang mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Malang dan sekitarnya.////////

iklan warung gazebo