Mojokerto, seblang.com – Menjelang hari raya Idul Adha, peternak hewan kurban terus kebanjiran peasanan dari masyarakat. Harga hewan kurban pun bervariasi, bahkan satu ekor kambing ada yang harganya mencapai Rp 7,5 juta.
Itu dikatakan Mieke Ariyanita, (49) salah satu peternak, warga Desa Panggih, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Pesanan hewan kurbannya cukup banyak, seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Sejak sebulan lalu, pesanan cukup banyak. Hewan kurban yang sudah dibeli dititipkan dulu disini, pas hari raya kurban, kita antar ke tempat pembeli,” kata Mieke.
Menurut Mieke, kambing kurban yang disediakan di tempatnya jenisnya bermacam macam. Mulai jenis kambing jawa rando, kambing kacang (kambil jenis kecil), Kambing Beor, domba, dan jenis kambing peranakan etawa (PE). Ini supaya pembeli bisa menyesuaikan anggaranya sebelum membeli hewan kurban.
“Paling murah jenis kambing jawa, kacang itu sekitar 1,5 juta perekor. Sedangkan paling mahal kambing jenis PE bisa sampai 7,5 juta per ekor, karena ukuranya sangat besar,” jelas Mieke.
Tahun ini, menurutnya, ada kenaikan harga jual kambing kurban dari tahun sebelumbya. Kenaikanya rata rata Rp 500 ribu perekor untuk semua jenis kambing. Meski naik, tapi tidak mempengaruhi jumlah penjualan.











