Opsi berikutnya, penghapusan tenaga honorer ini tidak boleh ada pembengkakan anggaran serta tidak ada penurunan pendapatan dari jutaan orang yang sekarang bekerja menjadi honorer.
“Opsi-opsi ini yang sedang kita finalkan. Mudah-mudahan sebelum November nanti sudah selesai,” cetusnya.
Bersamaan dengan itu, Anas meminta kepada pemerintah kabupaten / kota untuk tidak melakukan program rekrutmen terhadap honorer baru.
“Kita akan menyelesaikan secara bertahap honorer yang ada ini sesuai dengan mekanisme dan aturan yang disepakati antara pemerintah bersama DPR,” ungkapnya.
Anas menambahkan, para tenaga honorer tetap akan dipekerjakan. Namun dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku./////









