Memasuki Tahun Politik Bakesbangpol Jatim Ingatkan Masyarakat Jaga Kondusifitas

by -979 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono


Bagi Eddy, ujaran kebencian merupakan pemicu terjadinya konflik sehingga masyarakat diharapkan agar lebih bijak memilah dan memilih informasi, “Kami berpesan kepada masyarakat agar bijak dan pintar menggunakan media sosial. Karena media sosial itu bisa menjadikan kita sukses ataupun hancur. Media sosial kalau kita gunakan secara positif, untuk kepentingan pembelajaran teknologi, itu pasti membangun. Tapi kalau itu dipakai untuk ujaran kebencian, memfitnah, membully dan lain sebagainya akan merusak generasi bangsa,” papar Eddy.

Lebih lanjut dia berharap agar masyarakat mampu mengendalikan emosinya dan mau menerima berbagai perbedaan yang ada. Jangan sampai ada pihak yang menyinggung atau membuat orang lain marah. Semua diharap mampu menahan diri karena bangsa Indonesia berbeda untuk bersama. Apabila ada selisih paham, semua bisa diselesaikan secara musyawarah mufakat dan secara kekeluargaan.


Terkait Pemilu 2024 mendatang, Eddy menyatakan, semua calon pemimpin baik pasangan capres- cawapres, calon gubernur-cawagub, calon legislator dan sebagainya merupakan orang-orang pilihan. Mereka sudah melalui proses politik sesuai peraturan dan perundang-undangan.

“Kami berpesan kepada masyarakat, siapapun yang terpilih, mereka adalah pilihan masyarakat. Mereka adalah wakil kita. Siapapun yang menang harus kita terima dan hormati untuk lima tahun ke depan,” imbuh Eddy.

Selanjutnya dia berharap, masyarakat tidak ikut-ikutan berselisih karena perbedaaan pilihan. “Nanti kalau misalnya kurang cocok atau kurang pas, mungkin lima tahun ke depan memilih yang lain. Mereka yang menang berteman dengan yang kalah, bersaudara. Jadi masyarakat yang di bawah jangan sampai bermusuhan karena berbeda pilihan,” tambahnya.

Senada dengan Kepala Bakesbangpol, Ketua DPW LDII Jatim KH. Amrodji Konawi menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan segala kemajemukannya.

“Kita banyak suku, ras, bahkan agama juga bermacam-macam. Jangankan agamanya, di dalam internal agama itu ormasnya juga bermacam-macam. Bicara masalah perbedaan satu agama dengan agama lain, atau ormas satu dengan lainnya, pasti ada perbedaannya. Ini adalah sebuah kekayaan Indonesia, kita harus berangkulan satu sama lain, saling menjaga toleransi,“ jelas Amrodji.

Terkait tahun politik dan menyongsong Pemilu 2024, Amrodji menambahkan, jajaran pengurus LDII mengharapkan warganya untuk bersikap netral aktif. Netral dalam arti tidak condong kepada partai politik tertentu. Sedangkan aktif berarti mendukung kelancaran dan kesuksesan pesta demokrasi serta tidak boleh golput dan bebas memilih ataupun dipilih dalam menggunakan hak politiknya.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *