“Sebagai mahasisa kita memiliki kemampuan untuk menyelaraskan pemikiran. Memberikan edukasi dan menginspirasi perubahan positif dalam bermasyarakat,” sambungnya.
Sehingga, pihaknya mengajak semua Gen Z, untuk bertindak serta meningkatkan peran mahasiswa dalam menegakkan integritas pemilu.
“Peran mahasiswa, sebagai agen perubahan dan garda terdepan dalam menciptkan pemilu bersih dan adil. Merupakan suatu hal yang sangat vital,” ungkapnya.
Melalui diskusi itu, pihaknya berharap dapat menggali gagasan ide dan solusi terbaik. Untuk mengoptimalkan peran mahasiswa, dalam menjaga integritas pemilu tahun 2024.
“Mahasiswa bukan hanya sekedar pemilih, tetapi juga merupakan agen perubahan yang memiliki potensi besar. Untuk mendorong perubahan positif dalam sistem pemilu di negara kita,” ujarnya.











