Menurut Kepala Desa (Kades) Glagah Slamet Priyo Widodo, sebagai pemerintah yang ada di desa pihaknya memberikan dukungan pada warganya yang berupaya menjaga memelihara dan melestarikan warisan budaya leluhur agar tidak tergerus kemajuan jaman.
“Salah satu bentuk ritual masyarakat dukuh adalan “Mendak Tirta,” selamatan di sumber air yang pada masa lalu menjadi sumber penghidupan masyarakat dusun setempat. Sementara di wilayah lain mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air,” ujar Slamet Priyo Widodo.
Menurut dia perlengkapan yang disiapkan dalam acara Gelar Pitu antara lain; tujuh buah ketupat yang ditempatkan dalam ancak, bunga tujuh rupa, dua ekor ayam, dupa, kendi atau tempat air untuk menampung air dan lain sebagainya.
Kades yang diakrab disapa Priyo tersebut menambahkan dengan Tradisi Gelar Pitu pihaknya berharap masyarakat mampu melestarikan gotong royong, kebersamaan dan tidak tergerus serbuan budaya luar .” Jangan mudah terpengaruh budaya luar yang bisa mempengaruhi dan menghilangkan warisan budaya yang adi luhung ini,” pungkasnya.









