“Saya memahami kebutuhan mendasar kita ke depan harus dirangkai dengan baik. Kita harus punya pondasi yang kuat dan pola pikir yang merdeka dalam arti yang sesungguhnya. Kita tidak boleh terbelenggu oleh ketakutan,” katanya.
Mas Rio menekankan pentingnya netralitas ASN dan Kepala Desa dalam Pilkada Situbondo mendatang. Ia juga menyoroti posisi Situbondo yang masih tertinggal dalam ukuran makro ekonomi dan menegaskan bahwa kemerdekaan harus menjadi titik pijak untuk naik kelas.
“Saya butuh seperangkat mindset sebagai anak muda bahwa kita punya keyakinan dan tidak boleh terbelenggu. Instrumennya adalah kembali ke ruang publik,” jelasnya.
Mas Rio berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan jika terpilih menjadi Bupati. Ia berencana mengadakan siaran langsung di TikTok untuk setiap rapat, baik internal maupun eksternal antar lembaga, sebagai bukti keterlibatan semua unsur masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.
“Kalau itu sudah saya lakukan sebagai Bupati, saya percaya Situbondo akan melesat. Halangan yang ada bisa disalurkan melalui forum-forum tersebut. Kalau tidak, kita sama halnya dengan jalan di tempat, karena ekspresi, kreativitas, saluran politik, dan aspirasi butuh penyaluran kepada kepala lembaga pemerintahan,” pungkasnya.











