Situbondo, seblang.com – Kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 bukan sekadar pengakuan status politik, melainkan hasil perjuangan dan pengorbanan besar para pahlawan bangsa.
Yusuf Rio Wahyu Prayogo, atau akrab disapa Mas Rio Patennang, bakal calon Bupati Muda Situbondo 2024, memaknai kata “merdeka” yang berasal dari “mahardika” sebagai kaya dan sejahtera. Menurutnya, hal ini berarti terbebas dari belenggu pihak tertentu dan dapat direfleksikan sebagai dasar berpikir dalam konteks Kabupaten Situbondo menjelang tahun politik.
“Kita menganut sistem demokrasi yang diperjuangkan oleh para pejuang bangsa. Dari awalnya kita dibelenggu oleh Belanda, kemudian kita juga melihat bagaimana feodalisme dalam bentuk monarki bersekutu dengan penjajah. Akhirnya, kita keluar dan menetapkan konsep demokrasi sebagai landasan berbangsa dan bernegara,” ujar Mas Rio.
Ia mempertanyakan apakah setelah 79 tahun merdeka, masyarakat sudah benar-benar bisa mengekspresikan arti kemerdekaan yang sesungguhnya. Mas Rio mengambil contoh Situbondo, apakah ruang publiknya sudah berjalan sesuai dengan pemikiran para filsuf tentang kemandirian berpikir masyarakat dan semangat berdemokrasi.
“Jaminan terhadap hak-hak politik masih sangat mentah didefinisikan, sehingga muncul beberapa kebijakan yang perlu diperbaiki,” ucap Mas Rio pada Sabtu (17/8/2024).
Sebagai bakal calon Bupati Situbondo, Mas Rio menegaskan keinginannya untuk membongkar belenggu-belenggu yang masih ada. Ia berkomitmen untuk membangun hubungan yang egaliter dengan masyarakat, mudah ditemui, dan terbuka untuk berdiskusi.











