“Dalam event ini juga kami membuka selebar-lebarnya untuk teman-teman pelaku industri kreatif seperti produk Fashion Ruang Sandang, Foodtruck Doa Ibu, Foodcar Wilujeng dan beberapa produk kreatif lainnya,” imbuh Lutfi.
Lutfi menambahkan melalui even Mangan Geden Tahun 2022 pihaknya juga memperkenalkan musisi lokal seperti Pasak Tenda, Teras Rumah, Llumak dan Ikrom Maulana untuk bisa berkerasi di Banyuwangi Kota.
Rifan Yuli Ariyanto, Pelaku produk kreatif food truck Doa Ibu yang ikut mendukung lomba mengungkapkan rasa bangga karena bisa dilibatkan dalam kegiatan seperti ini
“Tentunya kami selaku industri kreatif dibidang kuliner sangat terbantu dengan kegiatan inovatif dan kreatif yang menarik seperti ini. Semoga kedepan kami bisa dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan yang lainnya,” ujar Rifan.
Sedangkan untuk hasil lomba akhirnya Fahreza Adams (26 Tahun) warga kelurahan Singonegaran, Banyuwangi berhasil menjadi pemenang Mangan Geden tahun 2022 setelah mampu menghabiskan makanan tradisional khas Banyuwangi dalam waktu kurang dari 2 menit
“Sebenernya tidak ada trik khusus sih, cuman saya membuat bagaimana caranya makanan cepat masuk dengan cara makan sambil didorong air putih,” ungkap Fahreza.
Mantan pemanah Banyuwangi tersebut mengaku tidak percaya akan menjadi pemenangnya. Awalnya dia begitu yakin trik yang digunakan tersebut ternyata mampu menjadikanya pemenang hadiah Iphone.///









