Mama Evi Ketua Pengprov Perbasi Ajak Pebasket Buktikan Jatim Terbaik di Indonesia 

by -1054 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono

Untuk tahun 2023, lanjut Mama Evi program Penataran pelatih di Banyuwangi merupakan yang pertama dimana yang terakhir pada 2022 di kabupaten Lumajang. Dengan kepengurusan baru yang dikomandani oleh Ricco Antar Budaya memberikan gambaran kota yang berada di ujung timur Pulau Jawa yang dalam sejarah betul-betul mampu mencetak pebasket nasional.

Mama Evi menambahkan mulai 2023 semua harus belajar tertib dan disiplin. “Setelah sekitar dua tahun vakum karena pandemi Covid 19 dan tidak ada penataran sehingga lisensinya mati wajar dan masih ada toleransi bagi coach yang lisensinya mati. 2023 ayo kita tertib karena disiplin akan mencerminkan citra dan karakter bangsa serta sebuah prestasi berawal dari disiplin. Pelatihpun harus disiplin sehigga tidak ada lisensi tidak pertandingan (No Licence No Game),” imbuhnya.

Sementara dalam PON mendatang Mama Evi optimis tim basket Jatim dengan dukungan Pengkab/Pengkot, usaha dan doa dari semua lapisan masyarakat mampu menunjukan bukti Jatim merupakan tulang punggung bakset Indonesia.

Jatim Pengkab/Pengkot terbanyak di Indonesia jadi tidak ada alasan (reason) kalau Jatim tidak memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Jatim harus bangkit untuk berkontribusi bagi timnas basket,” pungkas Mama Evi.

Sementara Ketua Pengkab Perbasi Banyuwangi Ricco Antar Budaya, mengungkapkan setelah menggelar penataran pelatih pihaknya akan mengadakab even bola basket di Banyuwangi, pimbinaan kelompok usia dini dan mengagendakan penataran wasit.

“Untuk menjaring potensi pemain basket pengurus mematangkan konsep Perbasi terjun ke sekolah-sekolah dalam upaya mencari bibit-bibit pemain basket yang ada di wilayah Banyuwangi untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut,” jelas Anggota DPRD Banyuwangi asal Partai Demokrat itu.////

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *