Majelis Silaturahim Aktivis Islam Banyuwangi Tegas Menolak Eksistensi LGBT

by -282 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono
Majelis Silaturahim Aktifis Islam (MSAI) Kabupaten Banyuwangi saat membacakan pernyataan sikap di Warung Puncak Kecamatan Glagah Banyuwangi


Banyuwangi, seblang.com – Majelis Silaturahim Aktifis Islam (MSAI) Kabupaten Banyuwangi bersama dengan sejumlah elemen masyarakat menggelar pertemuan dan menyatakan sikap menolak dengan tegas eksistensi Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) di Banyuwangi.

Agenda MSAI Banyuwangi tersebut digelar di Warung Puncak dusun Dukuh desa/kecamatan Glagah Banyuwangi pada Rabu (15/03/2023).


Menurut Juru Bicara MSAI Banyuwangi, Ustadz Gufron, untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran pola hidup yang menyimpang tesebut, pihaknya mendesak pemerintah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) mengambil langkah kongkrit untuk menutup akses LGBT dalam waktu maksimal sebelum Ramadan 1444 H.

Selanjutnya tokoh asal Bencukuk tersebut juga mendesak pemerintah melakukan tindakan kooperatif dan edukatif bersama elemen masyarakat dan Dinas Sosial serta dinas/ instnsi terkait yang lain tentang bahaya LGBT bagi keberlangsungan generasi dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Karena LGBT berbahaya karena berpotensi memicu terjadinya tindak kekerasan lain dan merusak kehidupan sosial maka kami meminta pemerintah dengan segera mencegah dan menanggulangi penyebaran LGBT dan mengawali kegiatan lokakarya,” jelas Ustadz Gufron.

Sebelumnya beberapa media memberitakan MPC Pemuda Pancasila Banyuwangi meminta Aparat pemerintah untuk membatalkan Diskusi dan Dialog Pelangi Laros bekerja sama dengan G.A.Y.a Nusantara Surabaya di salahsatu Resto dan Cafe Banyuwangi.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *