Selain itu dirinya berharap elemen masyarakat juga ikut mengawal dan mendukung program program yang nantinya di bawa dalam organisasi untuk keberlangsungan generasi penerus bangsa yang kuat sehat dan bermartabat.
Terlebih faktor pada Orang tua perempuan selaku ujung tombak pelaksanaan program. Diharapkan bisa menjadi obyek yang perlu juga menjadi tempat berbagi ilmu dan wawasan sehingga progam tersebut berjalan secara maksimal.
“Semoga dengan acara tadi malam secara berkelanjutan bisa segera terbentuk di dalam sebuah lembaga yang membidangi tentang tugas pokok dan fungsi perempuan dan bagaimana memberikan ilmu kepada mereka, juga anak-anak di desa ringintelu,” tambahnya.
Sementara itu kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi stimulus khususnya bagi pemuda dan pemudi yang berusia 18 tahun kebawah untuk selalu aktif, kreatif, inovatif, serta produktif sebagai tunas muda (pelopor) untuk menunjang kemajuan
“Generasi muda adalah generasi emas, yang sangat penting eksistensinya untuk menunjang suatu perubahan. Sudah sepantasnya kita sebagai tunas-tunas muda sadar akan social intelligence, berperan bukan baperan untuk memulai perubahan, kemajuan bersama dan meminimalisir hal-hal yang tidak di inginkan,” ucap Sulthan koordinator KKN-T Ibrahimy./////











