Lurah Mandar menuturkan dalam upaya mencegah dan menanggulangi terjadinya musibah kebakaran pihaknya meminta kepada masyarakat yang sedang berwisata di kawasan Panti Boom tidak membuang putung rokok sembarangan.
“Dalam musim kemarau seperti saat ini di Pantai Boom banyak ilalang yang kering sehingga mudah terbakar. Apalagi karena lokasi pantai yang terbuka angin bertiup sangat kencang sehingga kalau ada percikan api mudah menyebar dengan cepat,” tambah Sasongko.
Sementara dari pengamatan di lapangan usai terjadi kebakaran terlihat bekas ilalang yang terbakar, beberapa ban mobil bekas yang tidak terbakar. Selanjutnya tampak pohon pisang yang lokasinya tidak jauh dengan bangunan mushola daunya mulai mengering karena terdampak panas api.












