Luncurkan Buku “Lentera Blambangan”, Cara Pemkab Banyuwangi Perkenalkan Suri Tauladan Para Ulama Blambangan ke Generasi Muda

by -1054 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono


Penulis buku, Ayung Notonegoro, menjelaskan bahwa pemilihan sembilan tokoh ini didasarkan pada riset yang telah selesai. “Riset tersebut tidak hanya mengandalkan sumber lisan, tetapi juga manuskrip, arsip, kliping koran, dan foto-foto lama,” jelasnya.

Ayung juga berharap bahwa buku ini akan menjadi awal dari serangkaian karya untuk meresapi sejarah para ulama lokal. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat memperlancar proses riset untuk menulis tentang ulama lainnya.


Acara peluncuran buku ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, terutama dari keluarga para ulama yang diulas dalam buku tersebut. Di antaranya dari KH. Ahmad Munib Syafaat, KH. Muwafiq Amir, KH. Ahmad Ghazali, KH. Wafiruddin As’adi dan sejumlah kiai lainnya.

Para kiai dan ulama lokal pun menganggap buku ini sarat dengan nilai pendidikan yang penting. “Buku ini sarat akan nilai pendidikan bagi kita semua. Bagaimana para kiai-kiai dulu telah mengajarkan sejumlah hal penting. Mulai dari perjuangan, pergerakan, menghasilkan karya tulis dan tidak abai pada persoalan-persoalan sosial-politik yang terjadi,” ungkap Direktur Pascasarjana IAI Ibrahimy Dr. Kholilurrahman yang menjadi pembedah buku tersebut.

Kehadiran buku biografi semacam ini, juga memiliki banyak faedah. Sebagaimana diungkapkan oleh KH. Nur Kholik Ridwan yang juga menjadi pembedah buku tersebut. “Membaca biografi itu, di dalam Al-Quran disebutkan, dapat memperkuat fuad (kecerdasan) kita,” ungkap penulis produktif asal Yogyakarta tersebut.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *