Menurut AKP Chelvin, peningkatan volume kendaraan tersebut merupakan bagian dari pergerakan masyarakat yang memanfaatkan momentum libur panjang Lebaran untuk berwisata bersama keluarga.
“Terjadi peningkatan signifikan pada H+3 Lebaran, terutama kendaraan yang mengarah ke kawasan wisata di Malang Raya. Hal ini sudah kami antisipasi melalui penempatan personel di lapangan,” tegasnya.
Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga secara aktif memberikan imbauan kepada para pengendara agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Polres Malang mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, terutama di tengah tingginya mobilitas menuju lokasi wisata yang berpotensi menimbulkan kepadatan di sejumlah ruas jalan utama.
Salah satu wisatawan asal Surabaya, Eko (52), mengaku merasakan manfaat kehadiran petugas saat melintas melalui exit tol Singosari menuju Kota Batu. Ia menilai pengaturan lalu lintas yang dilakukan aparat membantu memperlancar perjalanan wisatawan.
“Perjalanan cukup lancar meskipun arus kendaraan ramai. Petugas terlihat sigap mengatur lalu lintas sehingga kami merasa lebih aman selama menuju tempat wisata,” ungkap Eko.
Melalui Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Malang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur Idul Fitri di wilayah Malang Raya.











