Literasi Keuangan, Festival Muharam Banyuwangi Salurkan Santunan Yatim Non-Tunai

by -764 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Bupati Ipuk menyalurkan santunan

Bupati Ipuk mengatakan, Festival Muharram digelar untuk semakin memperkuat kepedulian kepada lingkungan sekitar, khususnya kepada para anak yatim.

“Mari saling bantu, bergotong royong untuk anak-anak yatim se-Banyuwangi,” harap Ipuk.

“Semoga dengan kita terus memuliakan anak yatim, keberkahan selalu tercurah untuk masyarakat Banyuwangi. Semuanya akur. Tidak ada konflik. Semuanya bersatu padu,” ujar Ipuk.

Keutamaan memuliakan anak yatim juga ditegaskan oleh KH Thoha Munthoha, Pengasuh PP. Minhajut Thullab, yang mengisi ceramah. Dia menjelaskan bahwa anak yatim adalah titipan Allah SWT kepada umat-Nya. “Barangsiapa yang memuliakan anak yatim, dijamin oleh Rasulullah, akan ada bersama beliau di surga kelak,” tegasnya.

Dalam rangkaian Festival Muharam ini juga dilakukan “Deklarasi Pesantren Ramah Anak”. Deklarasi diikuti sejumlah perwakilan Ormas Islam dan Kepala Kemenag Banyuwangi Moh. Amak Burhanudin. Dari ormas Islam, hadir Ketua PCNU Banyuwangi KH Ali Makki Zaini, Ketua Pengurus Rabithah Ma’ahdi Islamiyah (RMI) NU KH Fahrurrozi, Ketua MUI KH. Mohammad Yamin,  Ketua Muhammadiyah Mukhlis Lahuddin, Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Astro Djunaidi, Pimpinan Al Irsyad Banyuwangi Syarif Abdat, dan Rabithah Alawiyah Banyuwangi Habib Abdurrahman bin Abdullah al-Jufri.

“Deklarasi Pesantren Ramah Anak ini bagian dari upaya menuju Banyuwangi Kabupaten Layak Anak,” ujar Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, (Dinsos PPKB) Kabupaten Banyuwangi Henik Setyorini. (*)

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *