Banyuwangi, seblang.com – Kabupaten Banyuwangi menjadi tujuan utama perjalanan kereta api selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tingginya minat masyarakat berkunjung ke daerah ujung timur Pulau Jawa itu menjadikan Banyuwangi sebagai wilayah dengan jumlah penumpang kereta api terbanyak di Daerah Operasi 9 Jember.
Selama periode angkutan Nataru, PT Kereta Api Indonesia Daop 9 Jember melayani sekitar 416 ribu penumpang berangkat dan tiba. Dari jumlah tersebut, sekitar 207 ribu penumpang atau hampir separuhnya tercatat melakukan perjalanan dari dan menuju Banyuwangi.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, tingginya pergerakan penumpang tidak lepas dari daya tarik Banyuwangi sebagai destinasi wisata yang terus berkembang.

“Kabupaten Banyuwangi dengan berbagai potensi pariwisatanya membuat masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk menuju Banyuwangi,” ujar Cahyo, Selasa (6/1/2026).
Aktivitas penumpang paling padat terjadi di Stasiun Banyuwangi Kota dengan jumlah penumpang naik dan turun mencapai sekitar 62 ribu orang. Stasiun Ketapang melayani sekitar 53 ribu penumpang, disusul Stasiun Kalisetail sekitar 39 ribu penumpang dan Stasiun Rogojampi sekitar 32 ribu penumpang.
Menurut Cahyo, Stasiun Kalisetail menunjukkan potensi yang menonjol. Meski berstatus stasiun kecil, jumlah penumpangnya justru melampaui Stasiun Rogojampi, seiring meningkatnya arus perjalanan wisata ke berbagai kawasan di Banyuwangi.












