“Kami sarankan pengguna jasa memilih waktu perjalanan yang lebih longgar untuk kenyamanan. Selain itu, perhatikan kondisi cuaca ekstrem dan siapkan perlengkapan seperti jas hujan dan payung,” tutur Yani.
Dalam menghadapi cuaca ekstrem, ASDP terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan pelayaran. Pengguna jasa diminta untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi, seperti BMKG, dan mengikuti arahan petugas di pelabuhan. Keselamatan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama ASDP.
Dari data Posko Ketapang pada 25 Desember 2024, tercatat 30 kapal yang beroperasi melayani lintasan ini. Realisasi penumpang pada hari tersebut mencapai 29.201 orang, turun 13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total kendaraan yang menyeberang sebanyak 6.944 unit, terdiri dari 1.639 kendaraan roda dua (turun 22%) dan 3.059 kendaraan roda empat (turun 23%).
Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali sejak H-7 hingga H tercatat turun 15% dibandingkan tahun sebelumnya. Total kendaraan juga mengalami penurunan sebesar 11%. Meski demikian, ASDP berkomitmen menjaga kelancaran operasional selama libur Natal dan Tahun Baru dengan layanan optimal serta pemantauan ketat terhadap cuaca ekstrem.
ASDP berkomitmen menjaga kelancaran operasional selama libur Natal dan Tahun Baru dengan memastikan layanan tetap optimal, memantau perkembangan cuaca ekstrem, dan terus mendorong masyarakat agar membeli tiket secara mandiri melalui Ferizy demi perjalanan ferry yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.










