Menurut KH Astro Junaedi, dukungan dan partisipasi aktif dalam pelaksanaan pembersihan sungai di Dusun Andong Desa Padang merupakan perwujudab karya, kontribusi dan komunikasi warga LDII di lingkungan masyarakat.
Selanjutnya Kepala Desa Padang Moh. In’am Latief menyampaikan ucapan terima kasih dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan pembersihan aliran sungai daratan yang tercemar sampah di wilayahnya.
“Memang tinggal satu wilayah ini yang belum kita normalisasi. Wilayah lain sudah tetapi menggunakan alat berat,” ujar Moh. In’am Latief.
Dia menuturkan sebelumnya di Dusun Andong sudah dibangunkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan ada pelatihan dari mahasiswa yang melaksanakan KKN untuk budi daya magot.
“Namun karena longsor kita coba carikan lahan lain untu TPS agar pemilahan sampah dari warga,” tambah Kades Padang.
Ratusan karung sampah yang terkumpul dalam aksi pembersihan aliran sungai daratan yang tercemar sampah tersebut selanjutnya diangkut oleh tim Sungai Watch untuk dikirim ketiga lokasi untuk dilakukan pemilahan dan diproses lebih lanjut.











