“Karena warga binaan juga berhak untuk mendapatkan ilmu pengetahuan serta lulus pada jenjang pendidikannya, demi kehidupan yang lebih baik setelah bebas,” ujar Agus, Sabtu (11/11).
PKS selama 3 tahun tersebut mendatangkan guru ke Lapas Banyuwangi untuk mengajar sebanyak 22 orang warga binaan.
“Terdiri dari 11 orang warga binaan pria dan wanita,” tambahnya.
Warga binaan sangat antusias dan semangat sebagai siswa kegiatan rutinitas tiap hari Sabtu pagi tersebut, karenanya mereka dapat melanjutkan mengenyam pendidikan setelah terputus ketika masih di luar lapas.
“Harapannya warga binaan siswa serius dalam mengikuti pembelajaran, jadi ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat,” tutup Agus.










