Banyuwangi, seblang.com – Pembinaan pembelajaran membaca AlQuran dengan metode Yanbu’a terus digencarkan oleh jajaran Lapas Banyuwagi. Kali ini, Warga Binaan Pemasyaratan (WBP) dites kemampuannya dalam membaca AlQuran, Rabu (1/2).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Sahardjo itu didampingi langsung oleh jajaran pembinaan Lapas Banyuwangi yang dibantu oleh perwakilan dari Lajnah Murorobah Yanbu’a.
Lebih dari seratus orang WBP mengikuti kegiatan tes tersebut. “Ada 102 orang WBP yang mengikuti kegiatan tes awal kali ini,” terang Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto saat membuka kegiatan.
Kegiatan tes awal itu juga melibatkan warga binaan sebagai pihak yang menguji, yang mana warga binaan tersebut sebelumya telah dibekali metodologi Yanbu’a.
“Sekitar 17 orang warga binaan juga kami libatkan untuk menguji warga binaan yang lain, tentunya 17 orang tersebut telah dibekali dan diajari metodologi Yanbu’a,” imbuhnya.
Lebih lanjut Wahyu menyebut kegiatan tes awal itu digelar dalam rangka monitoring dan evaluasi yang akan dijadikan dasar untuk mengetahui sejauh mana perkembangan para WBP yang tergabung dalam santri Pondok Pesantren At-Taubah dalam membaca Al-Qur’an.










