Dalam proses pemadaman, Damkarmat mengerahkan tiga unit mobil pemadam, yakni Ayaax 03, Fire Doom 04, dan Fire Doom 05, serta delapan personel dari Regu Brama 1, Bidang Pemadam dan Penyelamatan, Humas, dan Sekretariat. Pemadaman dilakukan menggunakan dua nozzle, satu difokuskan ke titik api dan satu lagi untuk memutus perambatan api ke bagian lain bangunan.
Salam menjelaskan, titik awal api diduga berasal dari ruang tengah rumah akibat korsleting listrik pada stop kontak yang memicu percikan hingga membesar dan merambat ke seluruh bangunan.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun kerugian material cukup besar, mencakup bangunan rumah dan perabotan seperti lemari, kasur, kursi, dan kulkas, dengan total taksiran sekitar Rp100 juta,” katanya.
Selain Damkarmat, unsur Polri, TNI, dan warga sekitar turut membantu pengamanan dan penanganan di lokasi kejadian.////////












